Ledakan keras mengguncang kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Seorang saksi menyebut suara dentuman berasal dari area Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi. Lima orang dilaporkan terluka dan dibawa ke RS Haji Sukolilo, sementara penyebab ledakan masih diselidiki.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.11 WIB di Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo. Dentuman terdengar ketika kawasan tersebut mulai ramai oleh warga yang berolahraga, sarapan, maupun mengunjungi kafe.
Saksi merasakan ruko ikut bergetar
Rangga (23), karyawan ruko yang berada tepat di seberang rumah makan, mengatakan ledakan terdengar sangat keras. Ia mengaku bagian atas bangunan tempatnya bekerja terasa seperti akan roboh sesaat setelah suara dentuman terdengar.
“Waktu ledakan langsung kena kita (ruko seberang), kenceng. Di atas kayak mau roboh, di atap. Pas saya lihat ternyata ada ledakan,” kata Rangga, Selasa (6/10/2026).
Rangga menyebut sumber ledakan berada di ruko rumah makan tersebut. Namun, keterangan itu merupakan kesaksian di lokasi dan belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab maupun titik pasti ledakan. Petugas masih melakukan pemeriksaan.
Menurut Rangga, aktivitas warga sedang berlangsung saat kejadian. Ada orang yang berjoging, makan, dan berada di kafe. Dentuman mendadak itu membuat orang-orang di sekitar mencari tahu apa yang terjadi.
Kaca ruko pecah, kendaraan terdampak
Dampak ledakan terlihat pada bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi. Sejumlah kaca ruko dilaporkan pecah, sementara beberapa kendaraan mengalami kerusakan. Rekaman yang dibagikan Call 112 Surabaya memperlihatkan mobil dan sepeda motor berada berserakan di jalan serta kaca bangunan yang pecah.
Kerusakan tersebut menunjukkan bahwa dampak ledakan tidak hanya dirasakan di rumah makan yang disebut saksi sebagai sumber suara. Ruko di seberang ikut terdampak, begitu pula kendaraan yang berada di kawasan sekitar. Meski begitu, belum ada keterangan lengkap mengenai jumlah bangunan dan kendaraan yang mengalami kerusakan.
Peristiwa berlangsung pada jam ketika warga mulai beraktivitas. Karena itu, suara ledakan segera menarik perhatian orang-orang yang berada di kawasan San Antonio. Informasi awal mengenai sumber ledakan kemudian disampaikan oleh saksi yang bekerja di lokasi seberang rumah makan.
Lima korban dibawa ke RS Haji Sukolilo
Lima orang dilaporkan mengalami luka dan dibawa ke RS Haji Sukolilo Surabaya. Informasi mengenai korban tersebut dibenarkan seorang petugas Pemadam Kebakaran Surabaya. Mereka diduga mengalami luka bakar, tetapi rincian kondisi masing-masing korban belum disampaikan dalam informasi yang tersedia.
Petugas menyebut jumlah lima korban masih berdasarkan informasi sementara. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai identitas korban ataupun keadaan mereka setelah tiba di rumah sakit.
Ledakan itu dilaporkan ke layanan 112 Surabaya. Tim Inafis dan Gegana, bersama petugas pemadam kebakaran, kemudian berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan. Kehadiran tim tersebut merupakan bagian dari upaya mengamankan area serta menelusuri kejadian.
Penyebab ledakan masih diselidiki
Hingga informasi ini disusun, penyebab ledakan belum dipastikan. Keterangan saksi mengenai asal suara tidak cukup untuk menyimpulkan pemicu kejadian. Petugas masih mengumpulkan informasi dan memeriksa lokasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Belum ada keterangan resmi dalam bahan yang tersedia yang memastikan dugaan penyebab tertentu, termasuk kemungkinan kebocoran gas. Karena itu, informasi mengenai sumber maupun pemicu ledakan perlu menunggu hasil pemeriksaan aparat.
Warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi sebaiknya mengikuti arahan petugas serta menjauhi area yang masih ditangani. Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjelaskan rangkaian kejadian sekaligus memastikan penyebab ledakan yang mengguncang Pakuwon City tersebut.