Oppo mulai membuka pendaftaran minat untuk Find X10 di Indonesia setelah ponsel flagship itu mengantongi sertifikasi TKDN sebesar 46,44 persen. Perangkat dengan nomor model CPH2911 tersebut juga telah memperoleh sertifikasi Postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sementara harga dan jadwal penjualan lokalnya belum diumumkan.
Pendaftaran minat dibuka bertepatan dengan peluncuran global Find X10 di Mallorca, Spanyol, pada Rabu (21/10/2026). Konsumen dapat mengisi formulir melalui situs resmi Oppo Indonesia untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kehadiran ponsel tersebut.
Namun, langkah ini belum menandakan dimulainya pemesanan. Oppo belum menyampaikan kapan Find X10 akan resmi diluncurkan di Indonesia, berapa harganya, ataupun kapan perangkat tersedia untuk dibeli.
Spesifikasi Oppo Find X10: kamera 200 MP
Sektor fotografi menjadi salah satu andalan Find X10. Oppo menyematkan kamera utama 200 megapiksel yang dilengkapi stabilisasi optik atau OIS, kamera ultrawide 50 megapiksel, serta kamera telefoto periskop 200 megapiksel dengan kemampuan zoom optik 2,8 kali.
Di bagian depan, terdapat kamera 50 megapiksel untuk swafoto dan panggilan video. Oppo juga menggandeng Hasselblad dan membekali perangkat ini dengan LUMO True Image Engine. Teknologi tersebut ditujukan untuk menghasilkan foto dengan detail serta reproduksi warna yang lebih natural.
Kemampuan perekaman video menjadi bagian lain dari konfigurasi kamera. Dua kamera 200 megapikselnya mendukung perekaman hingga resolusi 8K pada 30 frame per detik, serta 4K pada 120 frame per detik.
Chief Marketing Officer Oppo, Jiang Linlin, menyebut lini Find sebagai representasi ambisi perusahaan dalam menghadirkan pengalaman ponsel flagship. Ia mengatakan Find X10 dirancang untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari fotografi hingga performa untuk aktivitas harian.
“Melalui Find X10, kami ingin membawa perjalanan ini lebih jauh dengan menghadirkan inovasi yang semakin relevan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari pengalaman fotografi hingga performa untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari,” ujar Jiang Linlin.
Layar 144 Hz dan chipset Dimensity 9600M
Find X10 menggunakan layar LTPO AMOLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1,5K. Refresh rate-nya mencapai 144 Hz, sedangkan tingkat kecerahan puncak diklaim hingga 3.600 nits. Spesifikasi tersebut melengkapi fitur kamera yang menjadi fokus utama perangkat.
Untuk dapur pacu, Oppo memilih chipset MediaTek Dimensity 9600M dengan proses fabrikasi 3 nanometer. Ponsel ini tersedia dengan kapasitas RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal maksimal 1 TB. Besaran RAM dan ruang penyimpanan yang akan ditawarkan di Indonesia belum dijelaskan.
Find X10 menjalankan ColorOS 17 berbasis Android 17. Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69 terkait ketahanan terhadap debu dan air. Informasi tersebut memberi gambaran mengenai fitur yang disiapkan Oppo, meski konfigurasi untuk pasar Indonesia masih menunggu pengumuman resmi.
Baterai 8.000 mAh, harga Indonesia belum tersedia
Oppo membekali Find X10 dengan baterai silikon-karbon berkapasitas 8.000 mAh. Pengisian dayanya mendukung daya hingga 80 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel. Oppo mencatat kapasitas baterai dapat berbeda di sejumlah negara pemasaran, sehingga spesifikasi yang diterima konsumen Indonesia belum bisa dipastikan hanya dari informasi global.
Di China, Find X10 sebelumnya dipasarkan dengan harga mulai 5.499 yuan, atau sekitar Rp 12,9 juta. Angka itu menjadi gambaran harga di pasar tersebut, bukan patokan resmi untuk Indonesia. Harga lokal masih belum diumumkan.
Sertifikasi TKDN dan Postel menandai bahwa Find X10 telah melewati sejumlah tahapan regulasi sebelum dipasarkan di Tanah Air. Meski begitu, calon pembeli perlu membedakan pendaftaran minat dari preorder: formulir yang tersedia saat ini hanya menjadi sarana memperoleh kabar terbaru, bukan pemesanan atau jaminan ketersediaan unit.
Informasi selanjutnya yang dinantikan mencakup tanggal peluncuran, harga, pilihan konfigurasi, dan ketersediaan perangkat di Indonesia. Hingga Oppo mengumumkannya, konsumen dapat memantau kanal resminya untuk memastikan detail yang berlaku bagi pasar lokal.