Mutasi Polri jilid kelima yang dikaitkan dengan Kapolri Suyudi menyasar sejumlah jabatan, mulai dari kapolres hingga wakil kepala kepolisian daerah. Salah satu nama yang disebut dalam laporan Kompas.com ialah AKBP Rossa, yang kembali mengalami pergeseran jabatan.
Informasi yang tersedia belum merinci posisi baru Rossa maupun daftar lengkap pejabat yang masuk dalam mutasi tersebut. Namun, cakupan jabatan yang disebut menunjukkan perubahan tidak hanya berlangsung di tingkat pimpinan kepolisian daerah, tetapi juga menyentuh jajaran kewilayahan.
Perubahan jabatan muncul di sejumlah daerah
Sejumlah laporan media lain menyebut pergantian pejabat kepolisian di daerah. CNN Indonesia, misalnya, memberitakan mutasi Kabid Propam Polda Jawa Tengah saat kasus penggeledahan pondok pesantren menjadi perhatian. Ringkasan laporan itu tidak menyebut nama pejabat pengganti ataupun rincian posisi barunya.
Di Jambi, Tribrata News Polda Jambi melaporkan perubahan pada sejumlah pejabat utama Polda dan kapolres jajaran dalam mutasi November 2026. Sementara itu, ANTARA News Lampung memberitakan pergantian Wakapolda dan Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung.
Laporan-laporan tersebut menggambarkan adanya rotasi di beberapa satuan dan wilayah. Namun, informasi yang tersedia tidak memastikan bahwa seluruh pergantian itu merupakan bagian dari satu surat mutasi yang sama. Karena itu, perubahan di Jawa Tengah, Jambi, dan Lampung perlu dibaca sesuai laporan masing-masing.
Promosi perwira juga dilaporkan
SINDOnews Nasional menyebut 13 perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi memperoleh promosi hingga menyandang pangkat jenderal setelah keputusan Kapolri pada 2 November. Ringkasan yang diberikan tidak mencantumkan nama-nama mereka maupun jabatan yang menjadi dasar promosi.
Mutasi dan promosi merupakan dua hal yang berbeda, meski sama-sama berkaitan dengan penempatan personel. Dalam laporan mengenai jilid kelima ini, detail tentang susunan baru, tanggal efektif, serta alasan pemindahan AKBP Rossa belum dijabarkan. Tanpa informasi tersebut, dampak perubahan terhadap struktur di masing-masing wilayah belum bisa dipastikan.
Daftar resmi dan rincian jabatan menjadi informasi berikutnya yang perlu diperhatikan untuk mengetahui secara utuh siapa saja yang bergeser. Untuk saat ini, keterangan yang muncul baru menunjukkan cakupan mutasi dari level kapolres hingga wakapolda, disertai pergeseran AKBP Rossa.