Raul Fernandez dipastikan mundur dari balapan utama MotoGP Australia di Phillip Island setelah cedera jari yang dialaminya di Indonesia menghambat penampilannya. Pembalap Trackhouse Aprilia itu tidak mampu melanjutkan Sprint Race pada Sabtu dan dinyatakan tidak fit untuk turun pada balapan hari Minggu.
Fernandez datang ke Australia dengan bekal performa kuat. Ia lolos kualifikasi di posisi keenam, tetapi rasa sakit pada tangan kanannya makin terasa ketika menghadapi karakter sirkuit Phillip Island yang menuntut fisik. Ia akhirnya menghentikan aksinya setelah menjalani sembilan putaran dalam Sprint Race yang berlangsung 13 putaran.
Tim Trackhouse menyebut tingkat ketidaknyamanan yang dirasakan Fernandez terlalu besar untuk membuatnya melanjutkan balapan. Setelah Sprint, ia menjalani pemeriksaan medis bersama Direktur Medis MotoGP. Pemeriksaan menunjukkan patah tulang pada jarinya tetap stabil, tetapi terdapat peradangan pada jaringan lunak di sekitar bagian yang cedera.
Cedera dari kecelakaan di Mandalika
Cedera itu bermula dari tabrakan dengan sesama pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada awal Sprint Race Grand Prix Indonesia dua pekan sebelumnya. Fernandez mengalami patah pada dua jarinya. Salah satunya adalah jari telunjuk kanan, yang menjadi jari utama untuk mengoperasikan rem.
Meski cedera, Fernandez mampu tampil impresif di Mandalika. Ia mengubah posisi pole menjadi finis kedua dan sempat memimpin balapan selama 18 putaran. Bezzecchi kemudian menyalipnya dan meraih kemenangan.
Pengalaman di Indonesia tak cukup menjadi bekal untuk melewati akhir pekan Australia. Menurut keterangan tim, kondisi Phillip Island terasa lebih berat dibandingkan Sirkuit Mandalika. Tekanan fisik di lintasan itu membuat rasa tidak nyaman pada jari Fernandez meningkat hingga ia tak dapat meneruskan Sprint.
Fernandez juga harus melewatkan balapan utama pada Minggu. Keputusan tersebut mengakhiri peluangnya untuk mempertahankan kemenangan di Phillip Island. Tahun lalu, ia menjuarai Grand Prix Australia—kemenangan pertamanya di kelas utama.
Evaluasi lanjutan sebelum GP Sepang
Setelah dinyatakan tidak fit, Fernandez dijadwalkan bertolak ke Malaysia. Ia akan menjalani pemeriksaan medis lanjutan pada Kamis untuk menentukan apakah kondisinya memungkinkan tampil di putaran Sepang akhir pekan berikutnya. Sambil menunggu hasil evaluasi, tim memulai perawatan rehabilitasi untuk mengurangi peradangan di sekitar jari yang patah.
Keputusan untuk mundur dari Australia membuat pemulihan menjadi perhatian utama menjelang seri berikutnya. Kondisi patah tulang yang stabil belum cukup untuk memastikan seorang pembalap siap kembali: peradangan dan kemampuan mengendalikan motor, terutama saat mengerem, juga menjadi pertimbangan.
Nasib Fernandez bukan satu-satunya kabar buruk bagi Aprilia di Phillip Island. Jorge Martin, yang sebelumnya memimpin klasemen sementara, juga dinyatakan tidak fit setelah mengalami kecelakaan saat Sprint. Ia mengalami patah tulang lengan bawah ketika sedang bersaing dengan Marc Marquez.
Martin dan Fernandez semula dijadwalkan memulai balapan utama dari baris kedua, masing-masing di posisi keempat dan keenam. Setelah keduanya absen, Jack Miller, Pedro Acosta, dan Fabio di Giannantonio naik ke posisi start berikutnya. Total hanya 18 pembalap yang dijadwalkan memulai Grand Prix, sementara Luca Marini juga absen karena terserang virus.
Marquez memasuki balapan utama dengan keunggulan 10 poin di klasemen setelah memenangi Sprint. Di tengah persaingan gelar dan perubahan susunan pembalap, perhatian bagi Fernandez kini tertuju pada pemeriksaan di Malaysia. Hasilnya akan menentukan apakah ia dapat kembali ke lintasan di Sepang atau perlu melanjutkan pemulihan lebih lama.