Raeshard Octaviansha mengisi waktu di antara jadwal syuting dengan bekerja sebagai pengemudi taksi online. Pekerjaan itu ia jalani untuk menambah pemasukan rumah tangga ketika belum ada proyek di dunia hiburan, sekaligus agar waktu luangnya tidak habis dengan berdiam diri di rumah.
Aktor yang kerap tampil dalam FTV dan sinetron tersebut menceritakan pilihannya saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Menurut laporan detikHOT, Raeshard merasa perlu tetap mencari kegiatan produktif selama menunggu panggilan syuting berikutnya.
Baginya, pekerjaan sebagai pengemudi bukan alasan untuk merasa rendah diri. Ia menilai pekerjaan tersebut sah dan tidak merugikan orang lain. “Gak ada, ngapain gengsi? Ini halal kok, gak ada yang rugi,” kata Raeshard.
Pemasukan tambahan untuk kebutuhan rumah
Penghasilan dari mengemudi itu digunakan untuk membantu membiayai kebutuhan keluarga. Raeshard menyebut uang tersebut antara lain menambah belanja dapur, membeli susu dan popok anak, serta uang jajan. Pengeluaran rutin lain, seperti tagihan listrik, juga harus dipenuhi.
Rincian itu memperlihatkan alasan pekerjaan sampingan tersebut diambil: ada kebutuhan keluarga yang berjalan terus, sementara jadwal syuting tidak selalu tersedia setiap hari. Raeshard mengatakan dirinya tidak ingin hanya menunggu pekerjaan datang ketika sedang tidak mendapat proyek.
Ia memiliki tanggung jawab menafkahi istri dan anak. Karena itu, waktu jeda di antara pekerjaan akting ia manfaatkan untuk mencari tambahan penghasilan. Bagi Raeshard, selama masih mampu bekerja, tidak ada alasan untuk membiarkan waktu kosong berlalu tanpa usaha.
Jeda syuting dimanfaatkan untuk tetap bekerja
Keputusan tersebut juga berangkat dari kebiasaannya sendiri. Raeshard mengaku bukan orang yang betah terus-menerus berada di rumah tanpa kegiatan. Bahkan, menurut keterangannya, satu hari tanpa aktivitas saja bisa membuatnya merasa pusing.
Pekerjaan sebagai pengemudi taksi online menjadi pilihan yang bisa ia lakukan sambil menanti jadwal syuting. Ia tidak menyebut berapa lama biasanya jeda itu berlangsung ataupun berapa besar penghasilan yang diperoleh. Yang ia tekankan adalah kesempatan bekerja tersebut dapat dipakai untuk menambah pemasukan keluarga.
Raeshard juga memahami bahwa pekerjaan di industri hiburan tidak datang dengan jadwal tetap. Ketika proyek belum ada, ia memilih mencari kegiatan lain daripada menganggur. Pilihan itu bukan berarti meninggalkan profesi sebagai aktor, melainkan mengisi waktu sampai kesempatan syuting kembali muncul.
Ia menyebut kebutuhan anak sebagai salah satu pertimbangan utama. Makanan, susu, dan popok termasuk pengeluaran yang perlu disiapkan, di samping kebutuhan rumah tangga seperti listrik. Karena itu, tambahan uang dari pekerjaan di luar syuting bisa membantu memenuhi pengeluaran tersebut.
Tanggung jawab keluarga jadi pertimbangan
Dalam penuturannya, Raeshard memandang mencari nafkah sebagai tanggung jawab yang perlu dijalankan tanpa memilih-milih pekerjaan selama halal. Ia menolak anggapan bahwa menjadi pengemudi taksi online dapat mengurangi harga dirinya. Pekerjaan itu ia lakukan ketika jadwal akting sedang kosong, bukan sebagai sesuatu yang perlu disembunyikan.
Pengalaman tersebut menggambarkan cara Raeshard menghadapi jadwal kerja yang berubah-ubah: menjalani profesi di dunia hiburan saat ada proyek, lalu mencari pemasukan tambahan ketika sedang menunggu. Ia tidak merinci rencana jangka panjang terkait pekerjaan mengemudi itu. Untuk saat ini, langkah yang ia ceritakan adalah memanfaatkan jeda syuting demi membantu memenuhi kebutuhan istri dan anaknya.