AC Milan memenangi Derby della Madonnina pertama musim ini setelah menundukkan Inter Milan 3-1 di San Siro, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira mencetak gol untuk Rossoneri, yang membangun keunggulan tiga gol sebelum turun minum.
Inter sempat memperkecil jarak melalui Alessandro Bastoni, tetapi gagal menambah gol meski menekan setelah jeda. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan pertama Inter musim ini di Serie A. Menurut laporan detikSport, kemenangan membawa Milan naik ke posisi keempat dengan 21 poin, sedangkan Inter mengoleksi 25 poin dan turun dari puncak klasemen karena kalah selisih gol dari Lazio.
Moreira membuka celah dari sisi kanan
Milan hanya membutuhkan empat menit untuk memimpin. Moreira menusuk dari kanan, melewati Carlos Augusto, lalu mengirim bola ke area tiang jauh. Yann Bisseck gagal menghalau umpan tersebut, memberi kesempatan bagi Pulisic untuk menyundul bola ke gawang Josep Martinez.
Serangan dari jalur yang sama kembali merepotkan Inter enam menit kemudian. Moreira kali ini mengirim umpan tarik setelah melewati kawalan pemain lawan. Rabiot menyambutnya dengan sepakan cungkil kaki kiri yang membuat Martinez tak mampu mencegah bola masuk. Milan pun unggul dua gol sebelum Inter sempat mengatur kembali permainan.
Inter merespons lewat situasi bola mati. Pada menit ke-22, sepak pojok Hakan Calhanoglu menemui Manuel Akanji, yang menyundul bola ke arah Bastoni. Bek Inter itu meneruskannya ke sudut gawang dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat tim tamu mendapat ruang untuk terus menekan. Calhanoglu menguji Mike Maignan dengan tembakan jarak jauh semenit kemudian, lalu kiper Milan itu kembali bekerja keras saat menepis sepakan Djed Spence dari jarak dekat pada menit ke-35. Inter mendapatkan peluang, tetapi Maignan menjaga keunggulan tuan rumah.
Tendangan bebas Moreira menjauhkan Milan
Ketika Inter sedang berusaha mengejar gol penyama, Moreira mencetak gol ketiga Milan pada menit ke-43. Ia melepas tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter. Bola melewati pagar pemain dan meluncur ke sisi kiri gawang, di luar jangkauan Martinez.
Gol itu melengkapi penampilan Moreira yang berpengaruh besar pada babak pertama. Ia terlibat langsung dalam terciptanya gol pembuka dan gol kedua sebelum mencatatkan namanya sendiri di papan skor. Milan juga memanfaatkan peluang dengan sangat efektif: tiga gol mereka pada paruh pertama lahir dari tiga tembakan tepat sasaran.
Memasuki babak kedua, Inter mencoba memangkas selisih. Carlos Augusto mendapat kesempatan pada menit ke-54 setelah menerima umpan silang Calhanoglu, tetapi sundulannya melebar. Tekanan tim tamu berlanjut, namun pertahanan Milan tidak memberi banyak ruang untuk menyelesaikan serangan.
VAR membatalkan penalti Inter
Harapan Inter untuk mendapat peluang dari titik putih muncul pada menit ke-75. Mario Gila dinilai melakukan handball ketika mengadang umpan silang Petar Sucic. Setelah meninjau kejadian melalui VAR, wasit membatalkan keputusan penalti dan memberikan sepak pojok kepada Inter.
Inter melakukan lima pergantian pemain pada babak kedua, termasuk memasukkan Piotr Zielinski, Henrikh Mkhitaryan, dan Pio Esposito. Pergantian itu tidak mengubah skor. Milan tetap bertahan disiplin sampai pertandingan berakhir, sementara Inter tak berhasil menembus lini belakang tuan rumah untuk mencetak gol tambahan.
Kemenangan ini memberi Milan tiga poin penting dalam persaingan papan atas, sedangkan Inter harus merelakan posisi teratas setelah kekalahan pertamanya di liga musim ini. Pada laga berikutnya, kedua tim akan melanjutkan perjalanan Serie A dengan jarak empat poin di klasemen di antara mereka.